Tentang Tracer Study UMPAR
Tracer Study Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) merupakan survei sistematis yang dilakukan untuk memantau perkembangan karir alumni setelah lulus dari perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kualitas lulusan, mengukur relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, serta memberikan data empiris untuk peningkatan mutu pendidikan dan pencapaian indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi. Selain itu, tracer study juga menjadi salah satu instrumen penting dalam proses akreditasi nasional dan pengembangan kebijakan pendidikan berbasis data.
- Tujuan Tracer Study:
- Mengevaluasi output pendidikan tinggi melalui data penyerapan kerja alumni dan relevansi kompetensi lulusan.
- Mengidentifikasi profil, kompetensi, dan kontribusi alumni di masyarakat serta dunia kerja.
- Memberikan masukan strategis bagi pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran.
- Memenuhi kebutuhan data akreditasi, evaluasi kinerja perguruan tinggi, serta pencapaian IKU.
- Manfaat Tracer Study:
- Mendukung perbaikan sistem pendidikan dan pengajaran di lingkungan UMPAR.
- Menjadi data pendukung evaluasi kinerja institusi dan promosi perguruan tinggi.
- Membantu pemetaan kebutuhan dunia kerja serta kesesuaian kurikulum dengan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan.
- Pihak yang Terlibat:
- Lembaga Kerjasama dan Alumni (LKA) serta Unit Tracer Study sebagai pelaksana utama.
- Badan Penjaminan Mutu, fakultas, dan program studi.
- Alumni sebagai responden utama serta pengguna lulusan (perusahaan/instansi).
- Metode & Prosedur:
- Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online, website tracer study, Google Form, media sosial, dan wawancara.
- Survei dilaksanakan secara berkala dan dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif.
- Data yang diperoleh divalidasi untuk memastikan akurasi dan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan akademik dan kebijakan institusi.
Tracer study dilaksanakan secara rutin dua kali dalam setahun. Alumni diminta mengisi kuesioner terkait status pekerjaan, waktu tunggu kerja, relevansi pendidikan, serta evaluasi terhadap layanan pendidikan. Hasil survei digunakan sebagai dasar perbaikan sistem pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta pemenuhan indikator akreditasi nasional.